Imbas Melemahnya Pasar Otomotif Asia Tenggara

(Foto via Liputan6.com)

VIRAL12JAM.COM - Pasar mobil di Asia Tengara saat ini sedang mengalami penurunan, baik di Indonesia, Thailand, Malaysia, juga di Filipina. Keadaan pasar saat ini, akan memberikan dampak buruk bagi produsen mobil asal Jepang.

Kendati penjualan mengalami penurunan, banyak perusahaan asal Jepang itu berusaha untuk merebut pangsa pasar dengan menghadirkan kendaraan listrik.

Dilaporkan Nikkei Asian Review, dalam gelaran Thailand International Motor Expo bahkan tema utamanya adalah kendaraan yang bisa menghemat uang pemilik kendaraan.

Baca: Badai PHK Otomotif, Mercy Pecat 10.000 Karyawan

Di Tokyo, Toyota memperkenalkan Yaris baru, yang mengadopsi mesin dengan peningkatan efisiensi bahan bakar sekitar 15 persen. Begitu pun dengan Honda yang merilis City yang irit bahan bakar dan harga terjangkau, dan ada juga Nissan yang menghadirkan all new Almera.
Sebagai informasi, penjualan unit di Thailand memiliki penjualan menurun dari sebelumnya sebesar 10 persen pada September dan Oktober, dengan penjualan naik hanya satu persen selama 10 bulan pertama. Sementara itu, penjualan setahun diperkirakan bakal menyusut untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir.

Sementara itu, Mazda Motor telah menurunkan target penjualan mereka di Thailand untuk tahun ini menjadi 65.000 unit, dari 75.000 unit kendaraan.

Baca: Suka Modifikasi Stiker Mobil? Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangannya

"Kami hanya menjual dua kendaraan pada bulan November," kata seorang perwakilan penjualan untuk sebuah mobil Jepang di dealer Bangkok.

Alasan utama di balik melemahnya pasar otomotif di Thailand, adalah baht yang melonjak terhadap dolar, yang telah menyentuh angka tertinggi selama enam tahun.
Selain itu, Cina juga mengalami perlambatan ekonomi karena perang dagang dengan Amerika Serikat (AS). Sehingga, ekspor Tahiland ke Cina turun enam persen hingga Oktober, dibanding tahun lalu.

Baca: Kini, Konsep Toko Otomotif Semakin Inovatif

"Segala sesuatunya akan sulit sampai pertengahan 2020," ucap Michinobu Sugata, presiden Toyota Motor Thailand.

Sementara di Indonesia, penjualan kendaraan baru turun sekitar 12 persen dari tahun sebelumnya, selama periode Januari hingga Oktober. Pasar ekspor menyusut sebesar 10-20 persen selama 10 bulan pertama tahun ini.

Sementara di Malaysia dan Filipina, penjualan mobil baru tetap stagnan untuk periode Januari-Oktober. Di antara enam negara utama di Asia Tenggara, termasuk Vietnam dan Singapura, penjualan mobil telah menyusut 3 persen selama rentang yang sama, membuat kawasan ini ada di jalurnya untuk mencatat penurunan penjualan pertamanya dalam empat tahun.
Topik: Industri Otomotif / Otomotif
Reaksi:

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas