Volvo Siap Mendatangkan Bus dan Truk Bertenaga Listrik

Volvo FMX 400. (Foto: Liputan6.com)

VIRAL12JAM.COM - Hadirnya kendaraan bertenaga listrik di Indonesia tidak hanya akan diramaikan oleh sepeda motor dan mobil penumpang saja. Volvo Trucks Indonesia bahkan siap mendatangkan truk dan bus listrik yang bertenaga elektrik sepenuhnya ke tanah air.

Akan tetapi, perusahaan otomotif asal Swedia itu belum tahu kapan pastinya. Pasalnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Masalah pertama datang dari Volvo sendiri. Menurut CEO Wahana Inti Selaras (WISEL), distributor resmi Volvo Trucks Indonesia, Bambang Prijono, bahwa teknologi baterai yang dipunyai saat ini belum memadai untuk kondisi Indonesia yang berbeda dengan Eropa.

Baca: Industri Komponen Perlu Disiapkan Untuk Penuhi TKDN Mobil Listrik
"Kalau di Indonesia kami belum perkenalkan karena masih terbentur di teknologi baterainya. Masih belum cukup tinggi untuk beroperasi di negara tropis dan macet. Karena baterai kan ada range-nya. Kalau di sana 300 km kemudian charge lagi, kalau Indonesia bisa setengahnya. Karena AC nyala terus dan termperaturnya tinggi," ungkap Bambang di Jakarta, Kamis (16/8/2019), seperti dilansir Viral12jam.com dari Liputan6.com.

Selain itu, infrastruktur juga menjadi perhatian. Seperti stasiun pengisian daya, khususnya model fast charging. Ini perlu untuk mempermudah operasional kendaraan. Sebab, bila Volvo mendaratkan produk, kemungkinan penanganan untuk truk dan bus berbeda.

"Mungkin keduanya (truk dan bus). Tapi teknologinya berbeda. Kalau truk pakai yang bisa jauh. Kalau bus justru mau pakai teknologi opportunity charging. Jadi jarak pendek, tiap berapa kilometer diisi dayanya, tapi fast charging," terangnya.

Baca: Bosch Siap Dukung Percepatan Mobilitas Listrik di Indonesia
Meski belum mengetahui waktunya, Volvo kini sedang melakukan pengujian truk dan bus listrik di Singapura. Mengingat iklim di negara itu tak jauh berbeda dengan Indonesa, ini jadi langkah awal Volvo untuk membenahi permasalahan di atas. Agar nantinya bisa memasarkan di negara-negara wilayah tropis, termasuk Indonesia.

Dengan banyaknya permasalahan itu, model hybrid harusnya menjadi pilihan yang paling memungkinkan dibawa ke tanah air.

“Hybrid di Singapura sudah berjalan. Dia pakai mesin Euro 5, jadi bahan bakarnya harus yang bagus. Kami belum siap juga,” pungkas Bambang.
Topik: Kendaraan Listrik / Otomotif / Volvo
Reaksi:

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas