Rekan Bisnis Gugat Ashanty Rp 9,4 Miliar atas Tuduhan Wanprestasi

Berkas gugatan yang dilayangkan rekan bisnis Ashanty ke PN Tangerang, Rabu (26/6/2019). - SIPP PN Tangerang

VIRAL12JAM.COM - Ashanty, digugat rekan bisnisnya dalam bidang kosmetik, Martin Pratiwi atas tuduhan mengingkari perjanjian kerja sama secara sepihak.

Gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang tertanggal 26 Juni 2019 itu sebesar Rp 9,4 miliar.

Dilansir Kompas.com dari laman resmi PN Tangerang, seperti dikutip Minggu (30/6/2019), perkara wanprestasi nomor 553/Pdt.G/2019/PN.Tng menyebut Martin Pratiwi sebagai pihak penggugat mengalami kerugian materil hingga Rp 4,5 miliar.

Ashanty sebagai tergugat dituduh tak kunjung memberi sejumlah uang yang dikumpulkan kedua belah pihak yang seharusnya dialokasikan untuk membayar pajak senilai Rp 1,2 miliar.

Baca: Sudah Hampir Kepala Lima, Yuni Shara Masih Digoda Lelaki Genit
Dalam berkas gugatannya tersebut, Martin Pratiwi juga menyebut telah mengalami kerugian senilai Rp 2 miliar. Dia mengaku harus gali lubang tutup lubang lantaran modal usaha bersama Ashanty didapat dari pinjaman bank.

"Tergugat dalam hal ini yang membatalkan atau mengingkari perjanjian sepihak pada adendum nomor 2 yang bertanggal 7 Agustus 2016 adalah dibuktikan (dengan) adanya surat pengakhiran perjanjian yang dibuat oleh tergugat," demikian yang tercantum dalam gugatan, seperti dikutip Kompas.com, Minggu.

Menurut Martin, apabila salah satu pihak membatalkan atau mengingkari perjanjian, secara otomatis Ashanty beauty cream reguler white series, acne series, serta premium atau platinum, sepenuhnya menjadi milik pihak yang tak melanggar atau penggugat. Karena itu, Martin merasa berhak mendapat uang sebesar Rp 1,1 miliar.

Baca: Kembali Berakting, Lulu Tobing Mengaku Stres dan Panik
Kerugian lain yang dialami penggugat, masih berdasar gugatan tersebut, yakni iuran untuk membeli inventaris kantor dan renovasi. Pasca pemutusan kontrak, barang - barang itu adalah milik berdua sehingga masing-masing harus menanggung kerugian senilai Rp 64 juta.

Ada pula biaya sewa tempat usaha sebesar Rp 35 juta, biaya somasi, sewa jasa pengacara, dan transportasi ke rumah Ashanty yang ditotal mencapai Rp 50 juta.

Namun, bukan cuma kerugian materil yang diklaim oleh Martin. Ia merasa juga merugi secara immateril sebesar Rp 4,9 miliar.

Rinciannya, yakni tidak lagi mendapatkan keuntungan bulanan dari bisnis kosmetiknya dengan Ashanty yang satu bulannya rata-rata meraup omset Rp 3,9 miliar.
 
Kerugian immateril lainnya, adanya perasaan terhina dan teraniaya yang ditaksir hingga Rp 1 miliar. Dengan kata lain, jika ditotal dua jenis kerugian itu, Martin Pratiwi menggugat Ashanty untuk membayar ganti rugi sebesar Rp 9,4 miliar.

Namun hingga artikel ini diturunkan, pihak dari penyanyi Ashanty belum memberikan tanggapan.
Topik: Artis Indonesia / Ashanty
Reaksi:

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas