Tim Kuasa Hukum BPN Diyakini Punya Bukti Lain Selain Link Berita

Tim Kuasa Hukum BPN saat penyerahan berkas gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (24/5/2019). - Republika

VIRAL12JAM.COM - Menurut Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari, kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa menjadi bulan-bulanan di Mahkamah Konstitusi apabila bukti yang diajukan lebih banyak berupa tautan (link) berita tanpa bukti lain yang kuat. Namun ia yakin BPN punya bukti lain.

"Kalau hanya itu (link berita) sangat lemah. Kurang kuat untuk mendukung dalil-dalil pemohon terkait dengan perselisihan hasil Pilpres 2019," ujar Feri saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (27/5/2019), seperti melansir Republika.

Baca: 7 Tuntutan Prabowo, Jadi Presiden Hingga Pilpres Diulang

Menurut Feri, link berita hanya bisa dijadikan sebagai bukti penunjang. Karena itu, tim kuasa hukum Prabowo harus memiliki bukti yang lebih kuat dari sekadar link berita. "Kalau tidak, ya, mereka bisa jadi bulan-bulanan dalam persidangan. Karena bukti link berita sangat lemah," ujar master hukum lulusan William and Mary Law School, AS tersebut.
Ia menilai, Tim Kuasa Hukum yang dipimpin Bambang Widjojanto itu kemungkinan punya bukti-bukti lain untuk mendukung bukti link berita yang mereka sertakan dalam gugatan. Bukti-bukti lain tersebut bisa berupa dokumen dan keterangan saksi dan ahli.

"Inilah (dokumen dan keterangan saksi/ahli) yang harus ditunjukkan tim kuasa hukum Prabowo-Sandi dalam persidangan sehingga bisa menjadi pertimbangan majelis hakim," jelasnya.

Sebelumnya, Tim Kuasa Hukum BPN sudah mengajukan gugatan perselisihan hasil Pilpres 2019 ke MK lantaran menilai adanya kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif. Salah satu bukti yang diajukan dalam berkas gugatan itu adalah link berita yang berjumlah 34.
Topik:
Reaksi:

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas