Polisi Incar Penyebar Hoaks Remaja Tewas saat Aksi 22 Mei

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo memberi keterangan soal penangkapan terduga teroris di Jakarta, Senin (6/5/2019). - Liputan6.com

VIRAL12JAM.COM - Kepolisian RI masih mendalami akun penyebar berita hoaks tentang remaja tewas di Kampung Bali. Dalam video viral tersebut terlihat sekelompok orang dengan seragam hitam melakukan kekerasan terhadap seseorang hingga tewas.

"Kami bisa buktikan akun itu sebagai penyebar berita hoax. Akan kami tindaklanjuti," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Polda Metro Jaya, Jumat malam, 24 Mei 2019, mengutip Liputan6.com.

Dia menambahkan, orang dalam video tersebut adalah tersangka Andri Bibir. Hal itu diketahui dari pakaiannya. Andri memakai kaus hitam dan celana jins yang sudah dipotong pendek.

Baca: Berlogo Gerindra, Ambulans Berisi Batu Ini STNK-nya Mati

"Sesuai dengan di video. Sedangkan kabar hoax yang disebarkan di akun Twitter adalah bukan foto yang bersangkutan. Kami tahu ada yang menempel video tersebut dengan gambar korban lainnya," jelasnya.
Untuk itu, Dedi menegaskan tidak benar ada remaja 16 tahun yang menjadi korban tewas di tempat tersebut. "Tidak benar anak dalam foto tersebut meninggal karena kejadian dalam video tersebut," tegas Dedi.

Ia pun mengatakan bahwa penyebar hoaks itu terancam hukuman penjara di atas enam tahun. Karena kabar tak benar ini sudah menimbulkan kegaduhan.

"Pasal 45 dan 28 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 14 ayat 1 dan 2, Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946," terang Dedi menjelaskan ancaman pasal yang menjerat penyebar hoaks tersebut.
Topik:
Reaksi:

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas