AHY Bicara Nasib Honorer Era Jokowi, Tak Diangkat Jadi PNS

Foto: CNN Indonesia

Viral12jam.com - Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengklaim banyak tenaga honorer yang nasibnya terkatung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu berbanding terbalik dengan masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengangkat satu juta tenaga honorer menjadi PNS.

AHY mengatakan, sempat berbincang dengan beberapa tenaga honorer, khususnya guru saat berkunjung ke Kabupaten Cilacap dan Kebumen. Mereka mengeluh sudah kerja puluhan tahun, tapi pemerintah tak mengangkatnya jadi PNS.

Baca: Kampanye Prabowo-Sandiaga Ingin 'Putihkan' Solo

"Masih banyak yang belum tentu nasibnya. Mereka hanya mendapatkan Rp150.000-Rp250.000 per bulan, sedangkan mereka bekerja pagi sampai sore setiap hari," ujarnya, Minggu (24/3/2019) seperti dilansir CNN Indonesia.
Ia melanjutkan, bahkan ada aturan yang melarang warga mengikuti tes PNS bila sudah berumur 35 tahun. Itu bentuk ketidakadilan untuk masyarakat Indonesia.

Anak sulung SBY ini mengatakan, kasus pekerja berstatus honorer bukan hanya ada di daerah, tapi juga Jakarta. Ia pun turut mempertanyakan nasib tenaga honorer tersebut.

"Di Jakarta apakah masih banyak guru-guru honorer? Nasib mereka bagaimana? Tidak jelas betul," katanya.

Baca: Pidato AHY Tak Sebut Prabowo, PAN Yakin Demokrat Solid di Koalisi

AHY pun menyayangkan curhatan warga soal sulitnya mencari pekerjaan saat ini. Padahal, tak sedikit dari mereka adalah lulusan sarjana.

Jika dibiarkan, tambahnya, masalah sosial dan kriminalitas akan muncul, khususnga di Jakarta. Untuk itu, persoalan pengangguran perlu menjadi fokus utama pemerintah supaya segera diselesaikan.
"Ibu-ibu, yang muda-muda susah dapat kerja. Mereka cerita, Mas AHY saya ini sudah lulus kuliah begitu lulus susah dapat kerja," ujar AHY.

"Mereka mengeluhkan penjualan hancur, karena daya beli masyarakat sepi, apalagi harga tiket pesawat itu," tutup AHY.

Sementara itu, politikus PDI-Perjuangan Rieke Diah Pitaloka pernah mengungkapkan bahwa Jokowi telah mengangkat 39 ribu Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di Pemerintah Pusat jadi PNS.

"Ada yang mau saya ungkap di tempat ini, tanah leluhur saya. Saya dapat informasi dari Menteri Seskab, kalau bulan September kemarin Presiden Jokowi telah melakukan pengangkatan PNS dari tenaga kesehatan," ujarnya dalam sambutan di acara pelantikan Relawan Tim Alpha di Purwodadi, Grobogan, Minggu, 2 November 2018.

Ia menyatakan, pengangkatan 39 ribu PTT itu terdiri atas tenaga kesehatan seperti Bidan, Dokter Umum, dan Dokter Gigi.

PTT tenaga kesehatan yang diangkat PNS ini rata-rata di bawah 35 tahun. Sedangkan, yang di atas 35 tahun proses pengangkatannya masih dipertimbangkan.

"Yang usia di atas 35 tahun dan awalnya belum diangkat PNS jumlahnya masih ada sekitar 4 ribu. Kendalanya, mereka ini tua dalam pengabdian, awal bekerja di usia 20 tahun. Meski demikian, Presiden Jokowi sudah mempertimbangkannya, bahkan sudah tanda tangan Keppres-nya," imbuhnya.
Topik:
Reaksi:

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas